Langsung ke konten utama

Banyaknya Tantangan Raline Shah di Police Evo

Sumber: Google

Seorang aktris seni peran Raline Shah mengaku dirinya banyak mendapat tantangan bermain film drama action berjudul Police Evo.

Dalam film tersebut, Raline Shah berperan sebagai Rian, wanita yang sedang menyamar sebagai mata-mata dari kepolisian untuk menangkap mafia narkoba dan ekstrimis.

Untuk tantangan, Raline Shah dengan karakter Rian dituntut hraus untuk memahami serta menguasai martial art, memegang dan menembak senjata.

"Proses ini sangat susah buat saya. Karena training di Malaysia. Saya 2 minggu tiap hari pagi latihan bela diri, siang latihan dengan senjata, dan sore angkat beban dengan diselingi diet," ucap Raline Shah di Press Junket film Police Evo di CGV FX Sudirman, Jakarta, Rabu (10/4).

Demi perannya, Raline Shah rela melakukan apapun dengan cara latihan secara intensif selama hampir 9 bulan. Aktingnya di film tersebut diakuinya memang berbeda dengan karakternya di film sebelumnya.

"Dan malamnya latihan senapan lagi. Latihan pistol, senjata, tactical, dan akting intensif selama 9 bulan. Saya bersyukur bisa mendapat kesempatan ini," jelasnya.

"Karena ya saya nyaman menjadi karakter anggota polisi. Menalami karakter keuntungan aktor dapat guru yang baik agar bisa keluar dari zona nyaman kita. Jadi dukungan ini sangat saya apresiasi peran ini," tandasnya.

Film produksi Screenplay Film, Astro Shaw, SCM dan Blackflag tersebut akan dirilis di Indonesia pada 18 April 2019 di dua negara yakni Malaysia dan Indonesia.

Selain Raline Shah, film tersebut turut dibintangi Tanta Ginting, Mike Lukok, Cok Simbara, serta aktor Malaysia Zizan Razak, Shaheizy Sham dan Hasnul Rahmat.




Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akan Segera Serahkan Bukti

Serahkan bukti, MAKI desak KPK lanjutkan kasus Century akurat.co MAKI yang merupakan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Boyamin Saiman dan anak mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya, Nadia Mulya, siap mendatangi KPK untuk segera menyerahkan data dan fakta bukti untuk kasus Bank Century yang sudah melibatkan Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ). "Pada rabu siang, kami akan datangi kembali KPK guna menyerahkan dokumen bukti untuk kasus Century guna mempercepat penanganan perkara Century ," kata Boyamin Saiman. Bukti dan fakta tersebut harus segera diserahkan kepada pihak KPK , karena data ini sangat bagi MAKI . Data ini untuk memperkuat lagi praperadilan yang sudah dicantumkan di Pengadilan Negeri Pusat Jakarta Pusat. MAKI ingin mempraperadilankan kembali KPK karena putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel menentukan memerintahkan termohon ( KPK ) unt...

KABAR GEMBIRA PARA ARMY, BTS AKAN COMEBACK AGUSTUS 2018!

Kabar Gembira, Bangtan Boys Siap Comeback Album Repackage Agustus 2018 Para ARMY tengah menebak-nebak kapan kah idolanya akan mengeluarkan single terbarunya. Banyak ARMY yang menduga-duga BTS akan comeback pada bulan Agustus 2018.   Beberapa hari yang lalu Koreaboo telah memberitahukan bahwa dalam waktu yang dekat mereka akan meluncurkan album repackage berjudul Love Yourself: Tear. Dengan artinya mereka akan comeback pada 3 bulan lalu baru saja mengeluarkan album ketiganya.   Banyaknya informasi yang beredar soal comeback dan album repackaged BTS , Big Hit Entertainment memberikan tanggapannya.  Kabar ini pun langsung di bantah oleh pihak Big Hit Entertainment , Salah satunya mengatakan bahwa belum ada detail kejelasan mengenai album repackage.  Diketahui, mereka dikabarkan tengah melakukan penggarapan tahap akhir produksi pada album terbarunya. Baca selengkapnya... sumber :  akurat,co

Direksi dan Komisaris Diubah, Achmad Baiquni Masih Ditetapkan Sebagai Dirut BNI

Sumber: google.com RUPSLB PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (B BNI ) belum lama diselenggarakan, setelah sebelumnya Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara melakukannya juga. Dalam RUPSLB PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (B BNI ) itu, susunan direksi dan komisaris perseroan diubah. Namun, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI . Adapun pergantian susunan pejabat BNI ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan. "Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019). Sementara itu di jajaran komisaris ada pergantian Marwanto Harjowiryono ya...