Langsung ke konten utama

Akan Digantikan? Bye-Bye Oppo Seri F Dan R

Sumber: Google

Oppo baru saja merilis secara resmi ponsel barunya yaitu Reno. Smartphone ini akan menggantikan seri yang sebelumnya yaitu seri F dan seri R.

Menurut PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto mengatakan tujuan dengan menghadirnya Reno untuk menyederhanakan lini produk smartphonenya.

"Saya belum bisa konfirmasi benar 100 persen atau tidak, tapi kedepan Oppo cuma punya 3 lini seri yaitu Find, Reno dan A series. Jadi kami menyederhanakan lini seri kita," kata Aryo usai temu media peluncuran Oppo Reno di Kemang, Jakarta, Rabu (10/4).

Aryo juga mengatakan, jika ingin tetap mempertahankan seri F dan R, lalu ditambah seri Reno, maka konsumen akan tambah bingung dalam memilih yang mana yang bagus.

Sebelumnya smartphone Oppo seri F mengunggulkan kamera selfie, kemudian seri R mengunggulkan kamera belakang untuk fotografi malam. Kedepannya, Oppo Reno akan memiliki spesifikasi smartphone yang hampir mirip dengan pendahulunya.

Sementara untum seri Find tetap menjadi smartphone flagship milik Oppo.

"Udah bertahun-tahun seri F ngomongin selfie dan seri F itu udah kuat banget untuk selfie-nya. Ya makanya kita buat lini seri baru, di mana lini seri baru ini karakteristiknya sama seperti seri R," jelasnya.

Sementara itu, seri Reno telah dirilis dalam dua tipe yaitu Reno dan Reno 10x Zoom. Oppo membekali kamera dengan teknologi terkini yaitu 10x lossless zoom dalam smartphone Reno 10x Zoom. Kecanggihan kamera tersebut diklaim menghasilkan foto tetap tajam walaupun diperbesar 10 kali.

Reno 10x Zoom memiliki 3 kamera di antaranya 48 megapiksel (lensa utama) degan sensor Sony IMX586 f/1.7, lalu ada 8 megapiksel (lensa wide angle), dan 13 megapiksel (lensa telephoto). Ia ditenagai dengan prosesor Snapdragon 855 dengan RAM 8GB dan memori internal 256GB. Ponsel ini dipatok mulai 3.999 CNY atau setara dengan Rp8,4 juta.




Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akan Segera Serahkan Bukti

Serahkan bukti, MAKI desak KPK lanjutkan kasus Century akurat.co MAKI yang merupakan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Boyamin Saiman dan anak mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya, Nadia Mulya, siap mendatangi KPK untuk segera menyerahkan data dan fakta bukti untuk kasus Bank Century yang sudah melibatkan Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ). "Pada rabu siang, kami akan datangi kembali KPK guna menyerahkan dokumen bukti untuk kasus Century guna mempercepat penanganan perkara Century ," kata Boyamin Saiman. Bukti dan fakta tersebut harus segera diserahkan kepada pihak KPK , karena data ini sangat bagi MAKI . Data ini untuk memperkuat lagi praperadilan yang sudah dicantumkan di Pengadilan Negeri Pusat Jakarta Pusat. MAKI ingin mempraperadilankan kembali KPK karena putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel menentukan memerintahkan termohon ( KPK ) unt...

KABAR GEMBIRA PARA ARMY, BTS AKAN COMEBACK AGUSTUS 2018!

Kabar Gembira, Bangtan Boys Siap Comeback Album Repackage Agustus 2018 Para ARMY tengah menebak-nebak kapan kah idolanya akan mengeluarkan single terbarunya. Banyak ARMY yang menduga-duga BTS akan comeback pada bulan Agustus 2018.   Beberapa hari yang lalu Koreaboo telah memberitahukan bahwa dalam waktu yang dekat mereka akan meluncurkan album repackage berjudul Love Yourself: Tear. Dengan artinya mereka akan comeback pada 3 bulan lalu baru saja mengeluarkan album ketiganya.   Banyaknya informasi yang beredar soal comeback dan album repackaged BTS , Big Hit Entertainment memberikan tanggapannya.  Kabar ini pun langsung di bantah oleh pihak Big Hit Entertainment , Salah satunya mengatakan bahwa belum ada detail kejelasan mengenai album repackage.  Diketahui, mereka dikabarkan tengah melakukan penggarapan tahap akhir produksi pada album terbarunya. Baca selengkapnya... sumber :  akurat,co

Direksi dan Komisaris Diubah, Achmad Baiquni Masih Ditetapkan Sebagai Dirut BNI

Sumber: google.com RUPSLB PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (B BNI ) belum lama diselenggarakan, setelah sebelumnya Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara melakukannya juga. Dalam RUPSLB PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (B BNI ) itu, susunan direksi dan komisaris perseroan diubah. Namun, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI . Adapun pergantian susunan pejabat BNI ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan. "Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019). Sementara itu di jajaran komisaris ada pergantian Marwanto Harjowiryono ya...