![]() |
| Sumber: google.com |
Bicara eksplorasi rasa Kopi, tentu tak akan ada habisnya.
Karena dari proses penanaman, pemetikan, roasting dan pembuatannya sangat
berpengaruh terhadap cita rasa yang dihasilkan.
Seaakan ingin mengeksplorasi rasa Kopi untuk menghasilkan
rasa yang sesuai selera, tak sedikit pecinta Kopi membeli alat manual yang bisa
meracik Kopi di rumah.
Namun sebelum membuat Kopi tersebut, ada beberapa hal yang
harus diperhatikan, salah satunya memilih biji Kopi. Hal tersebut diutarakan
oleh Andika Pramana Putra, Senior Barista dari Kopi Janji Jiwa.
"Pemilihan biji Kopi itu harus benar. Bisa dilihat dari
hasil pemetikan, ketika banyak biji Kopi yang tidak layak dikarenakan pengaruh
hama, tentu rasanya sedikit kurang," katanya, kepada AkuratKuliner, dalam
acara Lock & Lock Kolaborasi dengan Janji Jiwa, di kawasan Sarina, Jakarta
Pusat, Rabu, (6/11).
Setelah memilih biji Kopi, para pecinta Kopi juga harus
memikirkan tempat menyimpan biji yang baik, agar tetap menjaga kualitas rasa.
Biasanya, setiap pembelian biji Kopi sudah mendapatkan paket
packing yang paling aman.
"Yang bagus itu memang langsung dari packing biji Kopi.
Kalau di toples gitu lebih mudah terpapar udara. Karena udara yang masuk itu
gak bisa keluar lagi, bisa membuat biji tidak bertahan lama," lanjutnya.
Menurut Andika, ada batasan waktu terbaik ketika menyimpan
Kopi di dalam kemasan ataupun toples, dengan tujuan agar Kopi tetap fresh.
"Biji Kopi itu fresh-nya hanya satu bulan. Walaupun
lewat, bukan berarti tidak bisa digunakan. Tetapi, rasanya sudah berubah,
apalagi dua bulan, itu sudah beda sekali," tandasnya.
Sumber: akurat.co

Komentar
Posting Komentar