Langsung ke konten utama

Untuk Penelitian Baterai, LIPI dan PLN Bekerja Sama

Sumber: google.com
PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) sepakat melakukan kerja sama penelitian dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) terkait teknologi baterai. Teknologi baterai dianggap merupakan bagian dari energi terbarukan yang penting untuk dikuasai.

Di masa mendatang, baterai diyakini tidak hanya untuk alat komunikasi, tetapi juga untuk kebutuhan peralatan rumah tangga, alat transportasi, peralatan medis, manufaktur di industri hingga peralatan militer.

Plt. Direktur Utama PT PLN, Sripeni Intan Cahyani menjelaskan pihaknya menargetkan perjanjian kerja sama teknis di bidang baterai bisa disepakati selambatnya akhir Desember ini.

"Supaya Indonesia bisa segera berlari untuk memenuhi kebutuhan baterai di era industri 4.0,” katanya dilansir dari laman resmi LIPI.

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI, Agus Haryono menuturkan Indonesia memiliki sumber daya alam mineral yang sangat melimpah sebagai sumber bahan baku untuk produksi baterai.

LIPI memiliki teknologi untuk menghasilkan baterai yang murni menggunakan sumberdaya alam lokal. PR selanjutnya adalah bagaimana meningkatkan performa baterai, agar lebih bagus dan mampu memenuhi kebutuhan industri 4.0 di masa mendatang,” ujar Agus.

Ia menyatakan, LIPI yang ditunjuk sebagai ketua tim Prioritas Riset Nasional di bidang teknologi kendaraan listrik mendorong semua pihak untuk bergabung bersama-sama mengembangkan berbagai platform untuk teknologi kendaraan listrik yang sedang dikembangkan.

"LIPIsudah mencanangkan bahwa infrastruktur riset milik LIPI adalah terbuka untuk umum. Diharapkan seluruh pelaku riset dapat berkumpul di LIPI untuk menyelesaikan berbagai persoalan di bidang riset dan inovasi. Termasuk dalam hal riset baterei bersama dengan PT PLN,” pungkasnya.



Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akan Segera Serahkan Bukti

Serahkan bukti, MAKI desak KPK lanjutkan kasus Century akurat.co MAKI yang merupakan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Boyamin Saiman dan anak mantan Deputi Gubernur BI Bidang Pengelolaan Moneter dan Devisa Budi Mulya, Nadia Mulya, siap mendatangi KPK untuk segera menyerahkan data dan fakta bukti untuk kasus Bank Century yang sudah melibatkan Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ). "Pada rabu siang, kami akan datangi kembali KPK guna menyerahkan dokumen bukti untuk kasus Century guna mempercepat penanganan perkara Century ," kata Boyamin Saiman. Bukti dan fakta tersebut harus segera diserahkan kepada pihak KPK , karena data ini sangat bagi MAKI . Data ini untuk memperkuat lagi praperadilan yang sudah dicantumkan di Pengadilan Negeri Pusat Jakarta Pusat. MAKI ingin mempraperadilankan kembali KPK karena putusan Praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 24/Pid.Prap/2018/PN.Jkt.Sel menentukan memerintahkan termohon ( KPK ) unt...

KABAR GEMBIRA PARA ARMY, BTS AKAN COMEBACK AGUSTUS 2018!

Kabar Gembira, Bangtan Boys Siap Comeback Album Repackage Agustus 2018 Para ARMY tengah menebak-nebak kapan kah idolanya akan mengeluarkan single terbarunya. Banyak ARMY yang menduga-duga BTS akan comeback pada bulan Agustus 2018.   Beberapa hari yang lalu Koreaboo telah memberitahukan bahwa dalam waktu yang dekat mereka akan meluncurkan album repackage berjudul Love Yourself: Tear. Dengan artinya mereka akan comeback pada 3 bulan lalu baru saja mengeluarkan album ketiganya.   Banyaknya informasi yang beredar soal comeback dan album repackaged BTS , Big Hit Entertainment memberikan tanggapannya.  Kabar ini pun langsung di bantah oleh pihak Big Hit Entertainment , Salah satunya mengatakan bahwa belum ada detail kejelasan mengenai album repackage.  Diketahui, mereka dikabarkan tengah melakukan penggarapan tahap akhir produksi pada album terbarunya. Baca selengkapnya... sumber :  akurat,co

Direksi dan Komisaris Diubah, Achmad Baiquni Masih Ditetapkan Sebagai Dirut BNI

Sumber: google.com RUPSLB PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (B BNI ) belum lama diselenggarakan, setelah sebelumnya Bank Mandiri dan Bank Tabungan Negara melakukannya juga. Dalam RUPSLB PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (B BNI ) itu, susunan direksi dan komisaris perseroan diubah. Namun, Achmad Baiquni masih ditetapkan sebagai Direktur Utama BNI . Adapun pergantian susunan pejabat BNI ialah, satu direktur yakni Ario Bimo menggantikan Catur Budi Harto yang diberhentikan. Ario Bimo sebelumnya General Manager (GM) BNI Cabang Tokyo, Jepang. Selain itu juga ada perombakan jabatan Direktur, meskipun mayoritas wajah lama di BNI masih bertahan. "Kemudian (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat saudara Catur Budi Harto dari jabatan sebagai direktur bisnis usaha mikro kecil dan menengah," kata Direktur Keuangan BNI Ario Bimo yang baru saja diangkat, di Jakarta, Jumat (30/8/2019). Sementara itu di jajaran komisaris ada pergantian Marwanto Harjowiryono ya...